Perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran di sekolah. Pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru (teacher-centered), melainkan beralih pada pembelajaran yang berpusat pada murid (student-centered), di mana murid menjadi subjek aktif dalam proses belajar. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif peserta didik.
Namun, dalam praktiknya, masih banyak guru yang menghadapi kendala dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis aktivitas murid. Keterbatasan pemahaman tentang strategi pembelajaran aktif, variasi metode yang kurang, serta minimnya pelatihan yang berkelanjutan menjadi faktor yang mempengaruhi optimalisasi proses pembelajaran di kelas.
Seiring dengan penerapan kurikulum yang menekankan pada penguatan kompetensi abad ke-21, guru dituntut untuk mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, inspiratif, dan menyenangkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan pelatihan yang berfokus pada pengembangan pembelajaran berbasis aktivitas murid.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada guru mengenai konsep, strategi, serta praktik terbaik dalam merancang pembelajaran yang melibatkan murid secara aktif. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru serta kualitas pembelajaran di tingkat SMP.
Berdasarkan hal tersebut, maka diselenggarakan kegiatan pelatihan pengembangan pembelajaran berbasis aktivitas murid sebagai salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan dan kualitas proses pembelajaran di sekolah pada lingkungan Pemerintah Kota Tangerang
Preview Dokumen