Dalam Kurikulum Merdeka, peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) semakin strategis dan integral dalam mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, sosial-emosional, maupun pengembangan karakter. Implementasi guru BK pada kurikulum ini tidak hanya berfokus pada penanganan masalah siswa, tetapi lebih kepada upaya pencegahan, penguatan karakter, serta pengembangan potensi siswa secara optimal.
Guru BK berperan sebagai fasilitator dan mitra belajar yang membantu siswa mengenali diri, menentukan tujuan hidup, serta mengembangkan kompetensi diri sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhannya. Dalam Kurikulum Merdeka, pendekatan yang digunakan bersifat holistik, fleksibel, dan berpusat pada siswa, yang sejalan dengan prinsip diferensiasi dan pembelajaran berdiferensiasi.
Melalui layanan konseling individu, kelompok, dan kolaborasi dengan wali kelas serta orang tua, guru BK turut memastikan terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif. Selain itu, guru BK juga mendukung pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Dengan implementasi yang tepat, guru BK menjadi pilar penting dalam mewujudkan tujuan Kurikulum Merdeka: membentuk siswa yang berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Peserta adalah ASN di lingkup Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang ditunjuk berdasarkan Surat Tugas.
| 9 Materi Pembelajaran | |
| Akses Selamanya | |
| Sertifikat Kelulusan |
Kesehatan
Seluruh Tenaga Kesehatan Kota Tangerang Memahami Pentingnya Stunting untuk Anak ...
Sosial
Seluruh ASN Kota Tangerang Memahami Bagaimana Kebijakan, Mekanisme, Serta Tata ...
Kepegawaian dan ...
Seluruh ASN Kota Tangerang dapat Menerapkan Komplain Handling dalam Setiap ...
Kesehatan
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para pengelola Puskesmas agar mampu ...