Peningkatan risiko kebakaran dan banjir di wilayah permukiman padat serta kawasan kerja pemerintah daerah menuntut kesiapsiagaan ASN dalam melakukan penanganan tanggap darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kondisi wilayah perkotaan seperti Kota Tangerang yang memiliki titik rawan banjir dan kawasan padat penduduk memerlukan pemahaman mengenai sistem koordinasi kebencanaan, prosedur evakuasi, hingga langkah penanganan awal sebelum bantuan utama tiba di lokasi.
Pengembangan kompetensi ini membahas strategi antisipasi kebakaran dan banjir melalui penguatan koordinasi lintas wilayah, mitigasi risiko, penyusunan SOP evakuasi mandiri, penggunaan APAR, hingga studi kasus hambatan nyata di lapangan. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai prinsip golden time, tata kelola komunikasi darurat, identifikasi risiko kebakaran lokal, serta langkah penanganan awal yang aman dan efektif pada kondisi kedaruratan.
| manajemen Tanggap Darurat & Koordinasi Kebencanaan |
| Pencegahan & Penanggulangan Kebakaran Permukiman/Gedung |
| SOP Evakuasi, Penggunaan APAR dan Studi Kasus |
Peserta wajib mengikuti kegiatan webinar secara penuh, mengisi presensi, dan menyelesaikan post test yang disediakan Tangerang Gorvu.
| 2 Materi Pembelajaran | |
| Akses Selamanya | |
| Sertifikat Kelulusan |
Kesehatan
Seluruh Tenaga Kesehatan Kota Tangerang Memahami Pentingnya Stunting untuk Anak ...
Kepegawaian dan ...
Transformasi Pesan: Mengubah bahasa birokrasi yang kaku menjadi pesan yang ...